Rahasia Cabai Rawit dalam Sayur Lodeh

Sayur lodeh adalah salah satu menu yang murah meriah tapi sedap. Dipasangkan dengan beranek lauk pun insyaallah tak masalah.

Cukup berbekal 2.500 rupiah, Anda sudah bisa mendapat sebungkus paket bahan sayur lodeh dan sedikit kepala parut (untuk kuah lodeh).

Sayur lodeh dan opor masih sodaraan, karena bumbu dasarnya yang nyaris sama semua. Bedanya, sayur lodeh memadukan jenis bumbu yang lebih sedikit dan santan yang lebih cair.

Rahasia kelezatan sayur lodeh ada pada penggunaan cabai rawit. Tumisan bawang merah iris dan bawang putih iris akan kurang wangi bila tak ditambahi irisan cabai rawit. Aroma sayur lodeh juga akan semakin wangi bila irisan cabai merah keriting dan irisan cabai hijau keriting ikut ditumis bersama. Di antara tiga jenis cabai tersebut, yang memiliki peran signifikan dalam mengharumkan aroma lodeh adalah si cabai rawit.

Untuk “paket bahan lodeh” seharga 2.500 rupiah tadi, kira-kira diperlukan:

  • 2 sampai 3 biji cabai rawit,
  • 4 atau 5 biji cabai merah keriting, dan
  • 2 atau 3 cabai hijau keriting.

Kuah sayur lodeh insyaallah akan semakin sedap dengan dua rahasia lainnya:

  1. Masukkan tulang ayam atau 2 ceker ayam. Intinya, untuk mendapat kaldu ayamnya.
  2. Rebus sayuran dalam air secukupnya; tidak perlu terlalu banyak. Santan cair dimasukkan setelah sayur setengah matang. Sayur tidak direbus sejak awal dengan menggunakan santan cair supaya santannya tidak pecah atau berbuih. Santan kental dimasukkan (sambil diaduk-aduk; gunakan api yang kecil), sesaat sebelum api dimatikan.

Secara sederhana, bumbu sayur lodeh ini adalah:

  • Paket sayur (kacang panjang, terong, oyong/gambas, labu siam, dan bisa juga ditambah dengan biji melinjo).
  • Bawang merah (iris).
  • Bawang putih (iris).
  • Lengkuas (memarkan).
  • Jahe (setengah ruas jari, memarkan).
  • Cabai rawit (iris).
  • Cabai merah keriting (iris).
  • Cabai hijau keriting (iris).
  • Tulang/ceker ayam (untuk menambah rasa kaldu ayam).
  • Air secukupnya (untuk merebus sayur).
  • Santan cair.
  • Santan kental.

Kecil-kecil cabai rawit.
Bersama rawit, rasa lodeh makin “menggigit”.

**

Oleh: Athirah Mustadjab
Artikel UmmiUmmi.Com

Athirah (Ummu Asiyah), ibu rumah tangga dari dulu sampai sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *