Mengingat Masa-Masa Sulit

Kalau seorang ibu sedang kesal karena anaknya bikin becek lantai yang baru saja dipel, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana dahulu dia tak berhenti berharap agar segera ada buah hati yang meramaikan rumahnya yang sepi.

mengingat-masa-masa-sulit

Kalau seorang ibu sedang jengkel karena anaknya berlarian ketika akan dipakaikan baju, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana dahulu dia begitu sedih melihat anaknya hanya terbaring lemas di tempat tidur karena sakit parah selama berminggu-minggu.

Kalau seorang ibu sedang risih karena anaknya tak berhenti bertanya, “Apa ini, Bu?” sampai belasan kali, cobalah ingat-ingat bagaimana dahulu dia harap-harap cemas ketika sampai usia 3 tahun anaknya tak kunjung berceloteh.

Kalau seorang ibu sedang marah karena anaknya tak mau “menuruti” perintahnya, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana si ibu semasa kecilnya dulu bahkan lebih “lihai” menampik perintah ibunya.

Kalau seorang ibu sedang asik ngobrol dengan tetangga, padahal anaknya di rumah belum sarapan, cobalah ingat-ingat kembali janjinya kepada Allah untuk menjadi seorang ibu yang baik.

Coba mengingat-ingat kembali masa-masa sulit yang sudah kita lewati, bisa membantu kita untuk menjadi Ibu yang lebih bijak dan dewasa. Semoga ….

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

4 comments on “Mengingat Masa-Masa Sulit

  1. ummu shofiyya August 9, 2011 7:58 am

    Betul bangett, jazakillah khair mba sisca, this is a good reminder for all mommies

  2. arifa August 9, 2011 2:56 pm

    suka banget, titip salam buat yg nulis ya mbak cizkah :)

  3. Erlina August 10, 2011 10:50 am

    he he he jadi malu, umminya lebih menyulitkan daripada kelima anak saya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>