Mengingat Masa-Masa Sulit

Kalau seorang ibu sedang kesal karena anaknya bikin becek lantai yang baru saja dipel, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana dahulu dia tak berhenti berharap agar segera ada buah hati yang meramaikan rumahnya yang sepi.

mengingat-masa-masa-sulit

Kalau seorang ibu sedang jengkel karena anaknya berlarian ketika akan dipakaikan baju, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana dahulu dia begitu sedih melihat anaknya hanya terbaring lemas di tempat tidur karena sakit parah selama berminggu-minggu.

Kalau seorang ibu sedang risih karena anaknya tak berhenti bertanya, “Apa ini, Bu?” sampai belasan kali, cobalah ingat-ingat bagaimana dahulu dia harap-harap cemas ketika sampai usia 3 tahun anaknya tak kunjung berceloteh.

Kalau seorang ibu sedang marah karena anaknya tak mau “menuruti” perintahnya, cobalah ingat-ingat kembali bagaimana si ibu semasa kecilnya dulu bahkan lebih “lihai” menampik perintah ibunya.

Kalau seorang ibu sedang asik ngobrol dengan tetangga, padahal anaknya di rumah belum sarapan, cobalah ingat-ingat kembali janjinya kepada Allah untuk menjadi seorang ibu yang baik.

Coba mengingat-ingat kembali masa-masa sulit yang sudah kita lewati, bisa membantu kita untuk menjadi Ibu yang lebih bijak dan dewasa. Semoga ….

Athirah (Ummu Asiyah), ibu rumah tangga dari dulu sampai sekarang.

4 thoughts on “Mengingat Masa-Masa Sulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *