Ganti Pilihan Busana, Ganti Suasana

Berdandan di rumah untuk suami, tentu sudah biasa kita dengar. Pilih baju yang cantik-cantik, juga karena berdandan untuk suami, tentu sudah bisa kita tahu. Kalau, berdandan dan pilih baju cantik-cantik untuk mengatur mood (suasana hati) sendiri? Mmh… boleh dicoba nih ….

Pertimbangan sebelum memilih

Ada beberapa pertimbangan dasar saat memilih busana yang nyaman. Boleh jadi, ada pertimbangan lain selain hal-hal yang akan disebutkan berikut ini.

  1. Kondisi fisik pemakai, seperti: tinggi badan, bentuk tubuh, mudah berkeringat atau tidak, dll.
  2. Iklim. Orang yang tinggal di kawasan panas dan kawasan sejuk/dingin tentu akan menentukan pilihan busana-dalam-rumah yang berbeda.
  3. Selera pribadi.
  4. Bujet/alokasi dana.
  5. Pas untuk dipakai beraktivitas di dalam rumah (nyapu, ngepel, nyuci, masak, mengurus anak, dll.)

Gaya busana

Muslimah yang aktivitas dominannya berkisar di dalam rumah, tentu tetap perlu memilih beragam gaya busana. Tidak harus punya baju banyak, yang penting, saat ada rezeki untuk membeli baju baru, pilihlah yang modelnya beragam supaya tidak terkesan monoton. Baju banyak tapi modelnya itu-itu saja juga bisa membuat kesan monoton ‘kan?

ganti-busana-rok

Untuk masalah kenyamanan, setiap orang pasti punya kesukaan masing-masing. Terus terang, pengetahuan saya tentang busana sangat sedikit sekali. Sebatas yang saya tahu dan saya amati, ada beberapa pilihan busana rumah yang bisa dicoba para muslimah.

1. Atasan dan bawahan

Atasan bisa berbahan kaus, katun, atau bahan nyaman lainnya. Variasinya pun beragam: lengan pendek, lengan panjang, atau sepertiga lengan. Model yang dipilih bisa berupa V-neck (leher baju berbentuk “V”), round-neck (leher baju berbentuk bundar), atau kemeja.

Supaya bisa bekerja fleksibel di dalam rumah, jika bajunya berlengan panjang, sepertinya lebih enak jika bajunya dilengkapi dengan kancing untuk menyingsingkan lengannya ke atas, supaya tidak basah atau tidak mudah kotor.

Kalau bawahan, ada model rok bentuk “A”, rok sepan dengan sedikit belahan samping atau belakang, atau rok lipit (rok dengan keliman). Bagus juga kalau roknya dilengkapi dengan saku di sebelah kanan atau kiri. Panjang rok bisa kita pilih: pas di bawah lutut, sepertiga betis, atau panjang sampai mata kaki.

2. Long-dress

Kelebihan long-dress dibandingkan atasan-bawahan adalah pemakaiannya yang lebih ringkas dan sering kali terlihat lebih feminin. Long-dress tidak mesti identik dengan daster. Berbagai pilihan model baju long-dress bisa kita modifikasi untuk busana-dalam-rumah, sesuai selera dan kebutuhan kita.

Panjang bajunya tidak selalu semata kaki. Bisa kita modifikasi menjadi setengah betis, dengan sedikit tali di bagian kanan dan kiri yang bisa disimpul ke belakang menjadi berbentuk pita. Selain mempermanis bagian belakang baju, simpul tersebut bisa memperindah bagian sampingnya.

3. Overall

Overall adalah long-dress yang tidak berlengan. Ada juga yang menyebut “baju overall” dengan istilah “baju kodok”. Biasanya, overall dipadukan dengan baju atasan yang dipakai di bagian dalam overall. Beragam modifikasi baju overall bisa dicari di internet dan majalah.

Corak dan warna

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa corak dan warna busana bisa mempengaruhi suasana hati pemakainya. Ada dua pilihan corak dan warna yang lazim dikenal.

1. Yang ceria

Motif yang agak besar, seperti: bunga-bunga yang besar, atau garis-garis dengan warna cerah, bisa memberi suasana hati yang ceria bagi pemakainya. Kalau sedang ingin penuh semangat, corak dan warna ini boleh juga dipertimbangkan.

2. Yang kalem

Untuk suasana hati yang tenang dan rileks, pilihan corak dan warna busana yang kalem adalah salah satu solusinya. Warna-warna pastel dan corak bunga-bunga kecil atau garis-garis tipis adalah contoh corak dan warna yang tampak kalem. Bordiran kecil dan manis di beberapa bagian baju juga bisa memberi efek “kalem”.

Kapan saatnya memakai “baju dinas”?

Sibuk memasak, beres-beres rumah, dan bersih-bersih tumpukan cucian sering sekali identik dengan “daster”. Sampai-sampai, saya pernah mendengar ada orang yang mengistilahkan “daster” sebagai “baju dinas”. Baju dinas ibu-ibu mungkin maksudnya ya ….

Pada umumnya, daster dibuat dari bahan yang sangat nyaman dikenakan di dalam rumah. Namun, mencoba model busana lain tentu tidak ada salahnya ‘kan?

Meski begitu, tetap saja ada waktu-waktu tertentu yang membuat Si Daster ini menjadi pilihan nomor wahid. Sebagaimana yang kita sebut di awal: saat masak (pastinya noda bumbu dan minyak sulit dihindari, kalau tidak pakai celemek), saat mencuci (pastinya baju bakal kena air atau cipratan busa sabun), saat menyapu dan mengepel (kayaknya bakal berkeringat). Kalau sudah begitu kondisinya, sayang juga ya kalau baju yang cantik-cantik yang kita pakai.

Tatanan rambut

Ada satu hal yang membantu muslimah lebih cantik dan punya good-mood di dalam rumah. Dialah “si rambut”. Menata rambut bisa membuat kita lebih bersemangat dan merasakan diri semakin rapi. Bukan cuma dengan kuncir satu ke belakang, rambut para muslimah di dalam rumah bisa diatur dengan mengepangnya, atau diurai juga boleh. Ditambah aksesoris jepitan juga manis, insya Allah. Pakai bando? Tampaknya juga menarik ….

Plus parfum dan celak

Sentuhan akhir, jangan lupa pakai parfum. Pilih yang non-alkohol ya, insya Allah lebih selamat. Kalau suami juga suka istrinya pakai celak, boleh juga dicoba ….

Berdandan yang syar’i, insya Allah bisa bernilai pahala di sisi Allah. Berdandan buat suami seorang. Berdandan biar suasana hati tetap terjaga untuk melakukan amalan-amalan kebajikan untuk bekal kehidupan akhirat.

Masya Allah, amalan yang kecil namun syar’i bisa menjadi ladang pahala tersendiri untuk kita. Alhamdulillah ….

Bandar Universiti, 6 September 2011,
Athirah

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

14 comments on “Ganti Pilihan Busana, Ganti Suasana

  1. cizkah September 23, 2011 4:57 pm

    hehe…yang berat itu kadang2 menurut ana, nemu timing yg tepat buat dandan deh thir. Kalo suami pulang malem, trus baru aja dandan, udah mo sholat maghrib sama isya.Mo dandan abis itu, rasanya nangung udah keburu biasa aja hihi..

    susahnya juga kalo ada baby masi bolak balik ganti krn baju kebocoran ASI atau ompol…

    mudah2an Allah memudahkan kita tampil fresh, cantik dan menarik di depan suami yaa…

    • Athirah September 24, 2011 3:52 am

      bagus juga pilih2 busananya buat gonta-ganti mood, mb..

      pas lagi pengen serius belajar, enaknya pake rok dan kemeja (atau gamis rumahan), pake parfum, sisiran yg rapi, kamar mesti bersih dan rapi .. kl pake daster malah berasa kucel dan konsentrasi belajarnya bisa hilang

      tapi kl pas lagi masak lebih nyaman pake daster, jadi kecipratan minyak dan kunyit gak terlalu dipikirin.. kl baju yg caem2 yg kecipratan kunyit jadi bingung lah nanti… *yang nyuci nantinya ya saya sendiri juga kan… :D*

  2. mutianova September 24, 2011 6:11 pm

    Pas abis pulang dari nyemir rambut pake henna trus baca ini. Tadi pilih brown, hmm ga sukses jadinya. Ga jadi coklat tapi malah lebih gelap rambut ana. Kalo mo ganti warna, nunggu 3 bulan lagi. Bau hennanya mantap, tapi baru bisa kramas lagi mesti nunggu 2 hari hehe. Ga nyesel tapi ga puas

    • Cizkah September 25, 2011 3:08 pm

      wah…ke salon khusus muslimah yg di jkt ya tia?
      mungkin bisa ditulis review tentang itu atau tentang cat rambutnya itu sendiri tia?
      sekalian sama nuklian hukum ttg hal itu sendiri tia..kheir insyaAllaah…^^

      oh ya…ini ada beberapa artikel yang ada di konsultasisyariah.
      http://konsultasisyariah.com/cat-rambut
      http://konsultasisyariah.com/hukum-menyemir-sebagian-rambut
      Di link yang ini,
      Syaikh Utsaimin bilang pada dasarnya diperbolehkan, kecuali sampai pada batas menyerupai orang-orang kafir. Kalo Syekh Shalih al-Fauzan telah menfatwakan tentang hukum mengubah warna rambut hitam ke warna lain, “Ini tidak boleh, karena tidak ada alasan yang membolehkan untuk mengubahnya, karena warna hitam bagi rambut adalah keindahannya, bukan mengotorinya sehingga harus diubah. Juga karena (mengubah dari warna hitam ke warna lain) adalah menyerupai wanita-wanita kafir.”

      Sumber: Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, Jilid 3, Darul Haq, Cetakan VI, 2010.

      Ada satu jawaban ustadz aris yang membolehkan.
      http://konsultasisyariah.com/bolehkah-menyemir-rambut-untuk-anak-perempuan

  3. Ummu Rumman -VL- October 6, 2011 9:17 pm

    Wah ini mah tema saya bangett. Dek Athirah mungkin tahu? Hehehe.
    Sampe skrg ana asli gak senang daster yg kyk di Bringharjo. Jadi
    senang tampil modis terus kalo di rumah. Tapi gak perlu beli baju mahal kok.
    Di Jogja ana suka ke toko “awul-awul” yaitu toko yg jualan baju sekenan AKA baju2 impor bekas. Simpel2 dan lucu2 modelnya tuh kalo kita pintar milih. Harganya kisaran 5rb sd. 30rb. Ada rok, terusan, rompi, kaos lengan panjang pun lengan buntung, tanktop, dll. Lho??! Kok jadi promosi? Gpp, semoga bermanfaat dan menambah kecintaan suami masing2.

    • Athirah October 6, 2011 10:11 pm

      mba el… saya mah kapok pake baju caem pas masak.. udah beberapa kali kena kunyit dan bekasnya lamaaa banget baru bisa ilang (setelah berkali2 dicuci, itu pun masih ada sedikit bekasnya).. saya gak canggih nih kalo masak, mesti ada aja yg kena ciprat bumbu atau minyak.. : D

      • Cizkah October 8, 2011 7:56 pm

        pake celemek thir ^^
        tapi ana biasanya karena nyuci pirng pake celemek biar gak basah banget

    • Cizkah October 8, 2011 8:44 pm

      wah…la…kok ga bilang2 si suka ke toko awul2 ituuh….ana dari dulu ngajak suami tapi belum pernah berhasil ke sana…iya biasanya kan lucu2 gitu.
      Suami biasanya khawatiran macem2 gitu deeh…

      adakah akhowat di jogja yg mau menemani dirikuu

  4. Verawaty Lihawa October 8, 2011 1:13 pm

    Gpp dek. Senyamannya masing2 aja. Sip, ana juga gak mau pake baju caem klo masak. Sayang bajunya. Kaos oblong lungsuran suami yg mulai kekecilan buat beliau ternyata nyaman juga dipake buat memasak. Tapi krahnya digunting biar gak maskulin bgt. Hehehe… Oia, salam buat Asiyyah ya. Blm pulang Makassar dek?

  5. ummi'e 2F October 9, 2011 8:01 pm

    thread menarik…tp sbisa mungkin ga menggambarkn diri sndiri seolah2 orang yg membaca melihatnya lo yaa…entah crita dulu ato hobi sekarang. siapa tau ni web byk yg mnengitai…Waspada..! SOL

    • Athirah October 10, 2011 12:18 am

      mba umi, SOL itu apa mb? maaf udah googling tapi tetep nggak dong

  6. ummi'e 2F October 12, 2011 9:57 pm

    Smiling out laugh. efek kbanykn bc millis ni dek…afwan yah…tp jgn diartikan yg lain ya soale ada singkatan yg sama tp beda makna.

    • Athirah October 13, 2011 1:01 pm

      alhamdulillah ternyata seperti yg saya duga… gak mungkin mb umi bilang “S.O.L” yang ada di kamus2 itu : )

  7. elliptical October 13, 2011 11:31 am

    Ini adalah info yang tepat yang saya cari , terima kasih! Arron

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>