madrasah ibu

Dari Madrasah Seorang Ibu

Sebelum kuminta anakku untuk rajin shalat,
Kutanyai dulu diriku,
“Kamu selalu menjaga shalat?”

Sebelum kuminta anakku untuk semangat menghafal Al-Quran,
Kutanyai dulu diriku,
“Berapa lembar kamu membaca Al-Quran setiap hari?”

Sebelum kuminta anakku untuk giat belajar,
Kutanyai dulu diriku,
“Buku apa yang sudah kamu baca hari ini?”

Sebelum kuminta anakku untuk menerima kekuranganku,
Kutanyai dulu diriku,
“Sudahkah kamu pahami anakmu?”

Ibu adalah madrasah utama
Sosok di belakang manusia-manusia yang mulia,

Dari madrasah seorang ibu
Terlahirlah
Dermawan semulia Utsman bin Affan
Orang yang bertakwa seperti Uwais Al-Qarani
Ulama sebesar Imam Al-Bukhari
Panglima setangguh Shalahuddin Al-Ayyubi

Ibu,
Kakimu berdiri menyongsong kejayaan Islam
Ibu,
Tanganmu menggapai surga yang paling tinggi

Bergantinya malam dan siang
Tak hentinya usaha dan doa
Ibu,
Dari rumah
Mari kita lahirkan manusia-manusia istimewa

Allahu akbar!

kejayaan islam

***

Jogja, 18 Sya’ban 1436 H (5 Juni 2015),
Athirah Mustadjab

Artikel UmmiUmmi.Com

1 thought on “Dari Madrasah Seorang Ibu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips Merebus Telur; Matang dalam 5 Menit!

Alhamdulillah saya sudah mencoba tips ini berkali-kali sejak tahun 2017. Apalagi di waktu sahur. Jadi terasa lebih mudah karena cukup 5 menit, kompor bisa dipakai yang lain. Sebelum berpanjang-panjang, kita...

Muamalah untuk Anak, Mengenal Buruknya Harta Haram (Resensi Buku)

  Zaid menemani ayahnya berkunjung ke peternakan ayam. Zaid tampak sedih saat mengetahui bahwa telur ayam akan dijual. Ayah pun menjelaskan bahwa ayam dan telur halal untuk dimakan dan dijual....

Kardus Cantik Multi-Fungsi

Barang yang kita butuhkan kadang bisa didapatkan dengan mengolah barang bekas yang ada di rumah. Selain lebih hemat, kita juga bisa mengurangi sampah di bumi. (more…)

Allah Mampu

Engkau dalam dahaga, Allah pasti tahu itu. Maka engkau pun harus tahu, (more…)