Bermain Gelembung Sabun

Di benak saya, main gelembung sabun yang dijual di pinggir-pinggir jalan itu mahal. Mungkin juga karena dari kecil, saya hampir tidak pernah dibelikan permainan itu walaupun sungguh saya sangat suka. Waktu kecil, biasanya saya membuat sendiri campuran dari sabun colek dan air. Dulu sih, saya merasa cukup berhasil.

Tapi, waktu saya mencoba membuatkan untuk Ziyad, kok tidak bisa jadi gelembung cantik yang melayang di udara ya? Hasilnya malah langsung pecah begitu saya tiup.

Main Gelembung Sabun

Kemudian saya mencoba mencampur berbagai jenis sabun, sampo dan detergen. Hasilnya tambah tak keruan. Makin saya tambah sabun atau detergen, terasa makin encer cairan gelembung sabun, dan makin tidak bisa dibuat permainan tiup gelembung sabun. Sempat juga mencari di internet, tapi butuh sedikit bahan kimia yang membuat saya tidak menjalankan hasil searching saya tersebut, karena intinya pakai repot dan pakai biaya tambahan lain. Sesuatu yang justru sedang saya hindari.

Karena “percobaan” belum berhasil, Ziyad belum saya beri permainan tiup gelembung sabun.

Sampai suatu saat di sela salah satu kesibukan ibu rumah tangga tanpa ART – cuci piring -, hasil gosokan saya di suatu piring menyisakan gelembung sabun kecil yang melayang di sekitar wastafel. Hmm…Serasa ada lampu di udara deh, hihi.

Langsung deh, setelah ada waktu luang, saya coba. Ternnyata benar bisa lho! Hasilnya adalah gelembung-gelembung sabun kecil yang cukup banyak beterbangan di udara.

Main gelembung sabun

Tinggal lagi alat tiup yang memudahkan untuk Ziyad gunakan. Untuk sedotan saya hindari, karena saya khawatir, Ziyad malah akan meminum air sabun tersebut. Akhirnya saya buatkan dari kawat jemuran yang sudah tidak dipakai.

Main Gelembung Sabun

Tips permainan ini:

1. Gunakan sabun cair cuci piring, misalnya Sunlight. Mungkin sedikit ditambahkan air bila terlalu kental. Ini masih lebih murah daripada beli cairan gelembung sabun. Saya pernah beli 1 tempat kecil cairan gelembung sabun di Taman Pintar Yogyakarta seharga Rp 2500. Bandingkan dengan membeli 1 sachet kecil sabun cuci piring dengan harga Rp 1000, dan kita cuma gunakan sekitar 1/4 atau 1/6 saja. (Ini hanya untuk perbandingan bagi ibu-ibu yang mungkin merasa sayang-sayang menggunakan sabun  cuci piring untuk permainan ini).

2. Mainkan di luar ruangan. Karena ini sabun cuci piring, tentu saja akan menyisakan bekas licin Maka mainkan di luar ruangan. Tiupan angin akan semakin membuat si kecil kesenangan lho.

Ziyad Kelilipan Sbun
Ziyad Kelilipan Sabun

3.  Hati-hati terkena mata. Ya ya…sekali lagi, ini sedikit kekurangan dari penggunana cairan ini.

4.  Buat lingkaran di alat peniupnya kecil saja, kurang lebih 1 cm.
5. Kalau ingin membuat alat tiup versi yang dijual di pinggir jalan. bisa dipadukan antara sedotan dan kawat. Kawatnya dibentuk agar lingkaran balon berada di ujung sedotan. Bisa dibayangin ya?

 

Selamat mencoba, bu ibu^^>

 

cizkah
29 Juni 2011

IRT. Homeschooler dari tiga anak (Ziyad, Thoriq dan Luma). Web dan graphic designer. Suka membuat media belajar anak (khususnya untuk pendidikan anak Islam) yang dapat dilihat di www.lumalumi.com.

3 thoughts on “Bermain Gelembung Sabun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *